Perkenalkan Bisnis Pada Anak Anda Sejak Dini
By Jimmy Kurnia Indradjaya | August 24, 2008
Mungkin banyak diantara orang tua yang ragu untuk memperkenalkan anak-anak mereka pada bisnis sejak dini. Banyak diantaranya beralasan karena usia anak-anak adalah saat mereka belajar dan bermain. Saya setuju sekali tentang hal itu! Lalu mengapa kita perlu memperkenalkan bisnis pada seorang anak sejak dini. Karena untuk menanamkan sebuah pemahaman memerlukan waktu yang relatif panjang.
Beberapa waktu yang lalu saya sempat membaca sebuah artikel mengenai seorang adik yang merasa “terancam” karena kakaknya diterima bekerja di sebuah perusahaan negara. Sebagai seorang anak yang melihat bagaimana kedua orang tuanya merasa bangga manakala sang anak sulung mendapatkan pekerjaan “terhormat” merasakan keharusan untuk mengikuti jejak sang kakak. Secara langsung atau tidak hal ini membebani dirinya dengan perasaan bahwa dia juga harus dapat membanggakan hati orang tuanya dengan diterima bekerja pada perusahaan besar.
Hal ini menjadi semakin membebani hati bukan saja anak ini namun juga semua pencari kerja manakala kenyataan berkata bahwa masih ada begitu banyaknya orang yang menjadi pesaing mereka dalam mencari pekerjaan. Dilain pihak adanya tuntutan secara tidak langsung dari orang tua serta lingkungan tentang status seseorang, apakah dia sudah bekerja atau masih menganggur menjadi sebuah tekanan tersendiri untuk mereka.
Padahal bila ditelaah lebih lanjut seseorang bekerja adalah kecuali untuk mendapatkan kepuasan lahir dan batin namun yang “terutama” adalah untuk mendapatkan nafkah. Dimana untuk mendapatkan nafkah sesungguhnya tidak hanya dapat berasal dari seseorang yang bekerja namun juga dapat berasal dari seseorang yang memiliki sebuah usaha.
Cara dalam memperkenalkan sebuah bisnis pada anak mungkin pada awalnya tidak perlu dianggap terlalu serius karena seperti telah saya singgung diatas bahwa sifat alamiah seorang anak adalah bermain dan tugas untuk belajar sebagai pelajar. Yang saya lakukan adalah dengan memperlihatkan secara santai tentang apa yang saya lakukan terutama tentang hal-hal yang tidak terlalu serius. Karena kebetulan saya melakukan bisnis internet dari rumah maka saya perlihatkan betapa fleksibelnya waktu yang saya miliki. Terkadang saya juga menunjukkan hal-hal yang mereka sukai dimana juga dapat mereka jumpai lewat internet. Karena saya mengelola beberapa blog terkadang saya perlihatkan kepada mereka tentang template baru yang saya pasang yang mungkin akan mereka sukai juga. Dan yang tidak kalah penting adalah pada saat “hasil” bisnis internet saya datang yang biasanya berupa cek maka saya tunjukkan juga kepada mereka. Tujuannya bukan untuk meyombongkan diri ayahnya didepan seorang anak namun lebih kepada untuk menunjukkan kepada mereka bahwa berbisnis sendiri juga bisa menghasilkan uang.
Sering saya tanamkan kepada mereka bahwa untuk mengumpulkan ilmu pengetahuan dari sekolah adalah tetap penting. Namun pada saat mereka selesai dari sekolah nanti menjadi karyawan bukanlah satu-satunya pilihan untuk mereka dalam menerapkan ilmu yang mereka miliki. Bahkan dengan menjadi seorang pebisnis maka mereka mungkin suatu saat dapat menciptakan suatu kesempatan kerja bagi orang lain.
Berkut ini saya menemukan daftar dari 30 anak yang berusia antara 12 – 20 tahun yang telah menekuni bisnis internet yang dapat anda lihat disini.
Bagaimana dengan anda? Saya pribadi sedang membekali anak-anak saya untuk memiliki 2 macam pilihan setelah mereka selesai sekolah yakni sebagai karyawan atau juga dapat sebagai seorang yang mengelola bisnisnya sendiri.
Topics: Bisnis, Tips | 9 Comments »
9 Responses to “Perkenalkan Bisnis Pada Anak Anda Sejak Dini”
Comments
« Successful Real Estate Investor | Home | Hybrid Car, Fuel Save Car »


















8:53 am on August 24th, 2008
[...] Original post by Jimmy Kurnia Indradjaya [...]
10:19 am on August 24th, 2008
pertamax.
anak saya juga sudah pintar ‘bisnis’. disuruh belikan rokok, kalau ada kembaliannya nggak dibalikin..
11:39 am on August 24th, 2008
Raissa anak kedua ku dah ga sabar nunggu kelas 1 smp (sekarang kelas 3 SD) karena aku janji ngajarin internet marketing kalau dia dah SMP… sekarang masih aku suruh belajar photoshop, dan ngelancarin ngetik 10 jari hihi…
1:55 pm on August 24th, 2008
mantap..aku setuju banget sama judul dan isinya
3:12 pm on August 24th, 2008
setuju, anak harus dididik tentang dunia kerja kelak. Masalah dia akan jadi wirausahawan ato karyawan, itu pilihan dia saja. yang penting kita sudah memberi tahu gmn dunia kerja nanti. keren2 tuh yang 30 anak.
3:15 pm on August 24th, 2008
pertama ya? (clingak-clinguk)
besok klo aku dah punya anak aku praktekin ah…
klo bisa semenjak TK he2
3:57 pm on August 24th, 2008
setuju
tapi menurut saya yang penting memahami dulu secara jelas bagaimana menuangkan ide ke bentuk postingan. Karena itu yang menurut saya paling dasar.
Seperti yang saya lhat di simplyiyo.com. Tinggal dibentuk dikit lagi soal pemahaman bisnis nya.
Salam kenal
2:56 am on August 25th, 2008
Ya ada bagusnya memperkenalkan bisnis pada anak semenjak usia dini.
However, anak juga harus mendapat porsi yang mewah untuk … BERMAIN!
Their future depends on their childhood exciting experiences.
3:12 am on August 25th, 2008
@wawanwae





Kang wawan tinggal diajarkan bagaimana agar uang kembalian tersebut menjadi berkembang nih
@Dini Shanti
Aku rasa itu pendekatan yang baik Din. Karena bila mereka sudah menukai sesuatu yang berhubungan dengan internet maka nanti untuk memperkenalkan bisnis yang sesungguhnya akan lebih mudah
@Tony
Terima kasih mas Tony
@Enggar
Betul mas tinggal nanti anak2 yang akan menetukan pilihannya
@aha
Tapi jangan lupa bermainnya mas karena itu tetap no.1
@deddy
Hal itu akan bisa dilakukan secara bertahap mungkin ya mas
@Lex dePraxis
Betul termasuk bagaimana pandangan tentang bisnis itu sendiri