Gorengan Yang Tetap Crispy
By Jimmy Kurnia Indradjaya | June 2, 2008
Sekali lagi ini adalah artikel yang enggak ada hubungannya dengan bisnis atau usaha namun saya merasa perlu menuliskannya bila seandainya ada yang belum tahu tentang hal ini.
Begini ceritanya, beberapa waktu yang lalu kawan saya ingin membeli makanan pecel lele disebuah tempat makan di daerah Jakarta Selatan. Pada saat itu ia melihat bahwa si penjual menambahkan minyak yang ada di penggorengan bukan dengan cara menuang minyak kedalam penggorengan namun dengan cara memasukkan secara langsung minyak goreng yang masih ada didalam kemasan plastik ke dalam penggorengan. Lama-kelamaan maka plastik tadi meleleh dan menyatu dengan minyak goreng yang sudah mendidih tadi. Setelah itu barulah si penjual memasukkan ikan lele kedalam penggorengan dan … tidak lama kemudian diangkatlah ikan lele goreng tadi … crispy alias garing karena digoreng dengan minyak goreng yang telah ditambah dengan plastik yang telah meleleh menjadi satu dengan minyak goreng … wih… serem…
Ternyata hal seperti ini bukan hanya cerita diatas saja.
Ada seorang kawan yang pernah mengalaminya didaerah Kedah Tunjang. Pada saat ia pergi ke PERLIS (arena pasar malam dimana pada sore hari biasanya mereka menjual pisang goreng). Ia pernah melihat penjual pisang goreng tersebut memasukkan beberapa sedotan plastik kedalam minyak goreng yang telah mendidih. Karena minyaknya mendidih maka sedotan-sedotan plastik tadi cepat meleleh. Pada saat ditanyakan kepada sipenjual mengapa dia melakukan hal itu maka sipenjual hanya diam saja. Lalu kawan saya melakukan percobaan sendiri dirumahnya yakni melakukan 2 kali penggorengan pisang. Yang pertama ia menggoreng dengan secara normal dan yang kedua dengan “ditambahkan” sedotan plastik. Setelah ditunggu beberapa jam maka gorengan yang pertama menjadi melempem/lembek kembali namun pisang goreng yang kedua tetap garing walaupun telah beberapa jam berada diudara terbuka.
Artikel ini bukan mengatakan bahwa semua bisnis yang melibatkan penggorengan selalu menambahkan plastik di dalamnya. Namun sebaiknya kita lebih berhati-hati tentang hal ini.
Untuk mengujinya cobalah anda beli makanan yang baru digoreng lalu diamkan selama beberapa jam di udara terbuka untuk melihat reaksinya apakah menjadi tidak garing lagi atau … dia tetap CRISPY …
Topics: Artikel |
22 Responses to “Gorengan Yang Tetap Crispy”
Comments
« Data Center Entrecard Terbakar | Home | Razia Laptop dan Software Ilegal »
















2:59 pm on June 2nd, 2008
wuih menakutkan nih infonya, masa di campur plastik? musti hati2 deh kalo gitu pilih gorengan crispy
12:42 am on June 3rd, 2008
Betul Mas Tony,
saya juga pertama dapat cerita dari kawan saya rasanya terkejut karena baru tahu tentang hal ini. Menurut salah satu kawan saya bahwa hal ini juga pernah diberitakan oleh televisi Trans7
5:17 am on June 3rd, 2008
weleh.. weleh..
buset.. orang kok nyari nafkah sampe segitunya ya..
orang yang makan kemungkinan besar kanker tuh.
pantes zaman skrg penyakit pada aneh2.
info ky gini ok nih..
5:39 am on June 3rd, 2008
Terima kasih Mas Ronald sudah mampir di blog saya ini. Saya merasa senang kalau memang informasi yang ada disini bisa bermanfaat
7:53 am on June 3rd, 2008
Busyeeeeeeeeeeeet dah serem amat seh???????jaman sekarang jaman edan, semuanya dibikin HALAL. perbuatan bahaya seperti itu aja dilakoni demi DUIT….demi UANG….
2:00 pm on June 3rd, 2008
waduw padahal aku paling seneng kalo makan pisang goreng, jadi merinding nih :((
3:00 am on June 4th, 2008
Hobby makan pisang gorang enggak perlu dihilangkan Mas Harry. Amati saja produk yang kita beli selama beberapa jam ditempat terbuka. Kalau tetap crispy coba ditempat lain lagi.
4:06 am on June 4th, 2008
info yg berguna. saya sering beli friend chicken yg dipinggir jalan.. wah lama tuh mlemepemnya
5:26 am on June 4th, 2008
Haaaaa yang bener?? Pantesan makanan di indo makin enak aja ye ckckck
Masa sebelum beli kita liatin dulu si mas nya gorengnya gimana haha bisa2 dilemparin sendal ntar
6:41 am on June 6th, 2008
Serem banget… Kenapa Indonesia identik dengan hal seperti ini. Daging tiren, terasi dari udang busuk, bawang goreng palsu, minyak goreng campur solar… Sekarang, minyak campur plastik.. memprihatinkan..
6:46 am on June 6th, 2008
@Chodirin
Wah mesti lebih hati2 nih mas…he..he
@Michael Aulia
Enggak apa2 kalau kita bilang mau lihatin kerena mau belajar jadi tukang gorengan gitu…
@Gnupi
Iya, ya makin “kreatif” yang serem2 kayak gini
5:48 pm on June 6th, 2008
Terkutuklah wahai orang yang menghalalkan segala cara untuk mencapai sebuah keberhasilannya.
Manusia yang tidak di sukai Tuhan adalah manusia yang tidak menyukai sebuah PROSES sebuah hidup dan selalu menggunakan dan menghalalkan KECEPATAN dalam kerja dalam hidupnya.
Oleh sebab itu Anda- Anda diingatkan kalo sebelum makan jangan Lupa Berdoa supaya kita selalu terhindar dari segala mara-bahaya termasuk makan gorengan Crispy ala plastik ini.
God Bless
2:15 pm on June 9th, 2008
wadoh aneh2 aja cara orang buat cari duit sekarang yah… tapi kalo makan plastik kesehatan kita pasti terganggu tuh… kalo bisa dilaporin aja ke stasiun tv swasta yang nyiarin hal2 yang berbau palsu supaya semua masyarakat jadi waspada…
2:21 pm on June 9th, 2008
Kalau enggak salah sudah pernah disiarkan di trans7. Cuma masalahnya enggak semua orang nonton acara tsb. Jadi kita gunakan media online ini salah satunya
12:39 am on June 12th, 2008
kalo gitu lebih sehat dan aman bikin sendiri di rumah kan huehehe
2:54 am on June 12th, 2008
Mbak Silvy, betul lebih bersih dan lebih hemat lagi
Namun biasanya kita suka tergoda untuk jajan gorengan diluar apalagi kalau lagi kepepet alis kelaparan 
7:13 am on June 13th, 2008
kok mereka ndak pada mikir yach, kl itu membayakan orang lain, cari duit lha mbo’ ya ndak usah pk yang sadis2 gitu yach?…. berarti ada baiknya hobi saya ( yang menurut temen2 terlalu ribet) mau mkn pis-gor, saya bawa pisang ama tepung ke kntr, goreng sendiri…. heheh aneh ya? intinya kita mesti hati2 aja deh……..
7:16 am on June 13th, 2008
Betul Mbak yang penting sekarang ini bagaimana kita dapat menjaga diri kita dari hal-hal seperti ini
12:27 pm on June 13th, 2008
Yang ngajarin masyarakat seperti ini siapa ya pasti ada panutannya tuh
yang pasti sih orang kecil ngikutin yang gede
barangkali
12:32 pm on June 13th, 2008
Enggak tahu dari mana asalnya karena saya dengar di negara afrika juga terjadi hal seperti ini.
5:57 am on July 29th, 2008
Waduh…sudah berapa byk plastik dlm perutku…hik..hik..:-( maklum penggemar gorengan.
6:01 am on July 29th, 2008
Iya Mbak Metta, tapi yang perlu diingat bahwa tidak semua tukang gorengan melakukan hal seperti ini. jadi artikel ini hanya untuk mengingatkan kita supaya lebih berhati2